Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murahini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya


Senin, 08 Desember 2014

Tentang Kami | Bekasi Town Square 


Bekasi Town Square merupakan suatu kawasan terpadu yang memiliki berbagai fasillitas seperti water park, apartment, cafe walk, hotel, sekolah, hingga bisnis area. 

Bekasi Town Square ini akan di bangun di kawasan seluas kurang lebih 10 hektare. Sementara itu yang akan dikembangkan terlebih dahulu adalah lahan depan BTS yaitu Pasar Modern Bekasi Town Square yang di dalamnya terdapat ratusan kios dan lapak. 

Tentunya keberadaan pasar modern ini akan mencukupi pemenuhan kebutuhan penghuni kawasan dalam hal berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Bekasi Town Square adalah "Segitiga Emasnya Bekasi"


 Lagoon Resort Bekasi Town Square (Betos)



 Lagoon Resort Bekasi Town Square betos


Lagoon Resort Bekasi Town Square merupakan apartemen dengan view danau dengan konsep one stop living dengan luas lahan 10.807,51m2 dan luas bangunan 58.033m2

Lagoon resort juga memiliki banyak keungulan, selain lokasi yang sangat strategis, 5 menit dari pintu tol bekasi timur, lagoon resort berada di kawasan yang terintegrasi dengan kawasan komersial dengan fasilitas super lengkap sepert pasar Modern, Hotel, Shopping arcade, Business centre, terdapat pula fasilitas hiburan seperti Waterpark, dermaga perahu, jogging track sepanjang 500m, Hotel dan masih banyak lagi sarana rekreasi air.
 

 Lagoon Resort Bekasi Town Square

Lagoon Resort juga dilengkapi fasum dan fasos seperti Area bermain anak, Balai warga, musholla, pos kesehatan, taman warga, pos keamanan, warung, pertokoan dan sekolah taman kanak kanak

Apartemen Betos atau Lagoon resort di banderol dengan harga kompetitif, tipe studio ditawarkan dengan harga Rp.200jutaan, tipe 2 bed room di tawarkan dengan harga Rp.300jutaan sedangkan tipe 3 bedroom berada di kisaran Rp. 500jutaan


PT.BINAKARYA PROPERTINDO | Bekasi Town Square 


PT.BINAKARYA PROPERTINDO | Bekasi Town Square betos

PT.BINAKARYA PROPERTINDO selaku Developer ternama yang telah banyak memunculkan karya-karya terbaiknya di Indonesia pada bidang Property. Kini hadir mempersembahkan MASTERPIECE TERBARU di Kota Bekasi yaitu BETOS (BEKASI TOWN SQUARE) Konsep Superblok di lahan 10 Hektare yang berada tepat di jantung Kota Bekasi

Konsep Superblok BETOS “CBD BOULVARD, MODERN MARKET, CONVENTION HALL, HOTEL, WATER PARK, COMERCIAL AREA, LAGOON & APARTMENT” Setelah area CBD & Modern Market Sold Out kini hadir LAGOON RESORT APARTMENT (hunian yang memberikan kenyamanan serta nilai investasi tertinggi saat ini di bekasi).

Apartment Bekasi Town Square

Apartment Bekasi Town Square (Betos) Berkonsep Lagoon Pertama & Terbebas dari Banjir 100%, mulai di pasarkan Maret 2013 dan telah Sold 170 unit untuk Blok A & juni ini baru saja di buka Blok B yang memberikan kesempatan bagi anda sekeluarga untuk bergabung & merasakan Investasi yang menjanjikan

Banyak keunggulan dari Lagoon Resort Apartment dan salah satu keunggulan dari konsep BETOS bekasi yaitu Harga Sangat Efisien & Booking Fee Only Rp.2juta selain itu Kenaikkan harga yang dapat mencapai 2x dalam sebulan, View Luar Biasa, Facility 5 Stars & investasi Rental Sewa yang menjanjikan

Fasilitas Bekasi Town Square

  • Danau rekreasi air : sepeda air, perahu
  • Water park TERMODERN
  •  Jogging track
  • Children playground
  • AREA PEMANCINGAN
  • SKATE BOARD PARK
  • Pasar bersih modern
  • Convention hotel
  • Shopping arcade
  • Business centre
  • Parkir basement

HARGA MULAI 207Jutaan*
Booking Fee hanya 2juta
Cicilan mulai dari 8jutaan/bulan*
Installment sampai 24x flat DP 0%, tanpa bunga





Akses TOL Jakarta - Cikampek

Minggu, 30 November 2014

Deskripsi Sejarah Islam di Indonesia – Sahabat sekalian, pada kesempatan kali ini akan menyebarkan artikel mengenai Sejarah Islam di Indonesia. Indonesia ketika ini kita kenal sebagai Negara dengan pemeluk Agama Islam terbesar di dunia. So niscaya kita akan bertanya-tanya gimana sih Sejarah masuknya islam ke Indonesia ? , nah berikut ini deskripsi sederhana yang dirangkum dari banyak sekali sumber mengenai sejarah islam di Indonesia.
Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum usang berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, periode demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.
Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, tempat paling barat dari Kepulauan Nusantara, yakni yang pertama sekali mendapatkan agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada ketika persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula informasi dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi’i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya yakni makam seorang Muslimah berjulukan Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.
Sampai dengan periode ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada periode ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah beropini bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada periode tersebut disebabkan ketika itu kaum Muslimin sudah mempunyai kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam menyerupai Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Pesatnya Islamisasi pada periode ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan imbas kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara menyerupai Majapahit, Sriwijaya dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam menyampaikan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk menyerupai halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam tiba ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil’alamin.
Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di banyak sekali tempat kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari sentra dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya yakni berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun sehabis bangsa-bangsa Eropa Kristen berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi tempat di Nusantara, korelasi dengan sentra dunia Islam seakan terputus. Terutama di periode ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain lantaran kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga lantaran banyak sekali peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah – terutama Belanda – menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka niscaya menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berafiliasi dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Maka terputuslah korelasi ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.
Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada final periode ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini, memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam, agama seteru mereka, sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaan-kerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Satu contoh, untuk tetapkan jalur pelayaran kaum Muslimin, maka sehabis menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Namun maksud Portugis ini gagal total sehabis pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa pundak membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat, yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai, yang lebih populer dengan gelarnya, Fathahillah. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa, yakni Demak, Cirebon dan Banten, Fathahillah sempat mencar ilmu di Makkah. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani.
Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain menciptakan pendalaman kepercayaan Islam tidak merata. Hanya kalangan pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman, itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi’i. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan, terjadi percampuran kepercayaan dengan tradisi pra Islam. Kalangan priyayi yang bersahabat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Kondisi menyerupai ini setidaknya masih terjadi sampai sekarang. Terlepas dari hal ini, ulama-ulama Nusantara yakni orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat, namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangun melawan penjajah. Dan meski pada balasannya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan seni administrasi licik, namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada banyak sekali pertempuran melawan Belanda. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di periode 16 dan 17 menyerupai Malaka (Malaysia), Sulu (Filipina), Pasai, Banten, Sunda Kelapa, Makassar, Ternate, sampai perlawanan para ulama di periode 18 menyerupai Perang Cirebon (Bagus rangin), Perang Jawa (Diponegoro), Perang Padri (Imam Bonjol), dan Perang Aceh (Teuku Umar).
Demikianlah artikel memgenai deskripsi sederhana perihal sejarah Islam di Indonesia, agar artikel ini sanggup memperlihatkan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ki]

Kamis, 27 November 2014

Soal Soal  Mapel Sejarah Peminatan Kelas X Sekolah Menengan Atas Tahun 2014 – Sahabat sekalian pada kesempatan kali ini akan share mengenai Kumpulan Soal Soal Semester Sejarah Peminatan Kelas X Semester Ganjil Tahun 2014 – 2015. Langsung Saja disimak Soal Soal Sejarah Peminatan Kelas X TimgkaT  SMA.

Soal Semester Ganjil Sejarah Peminatan Tahun 2014 - 2015
Bab I Menelusuri Peradaban Awal di Kepulauan Indonesia
  1. Mengapa istilah praaksara lebih sempurna dibandingkan dengan istilah prasejarah untuk menggambarkan kehidupan insan sebelum mengenal tulisan.
  2. Bagaimana secara metodologis kita sanggup mengetahui kehidupan insan sebelum mengenal tulisan.
  3. Mesir mengakhiri zaman praaksara sekitar tahun 3000 SM, tetapi di Indonesia gres kurun ke-4 hingga ke-5 M. Mengapa demikian?
  4. Apa saja pelajaran yang sanggup kita peroleh dari berguru kehidupan pada zaman praaksara?
  5. Kita wajib bersyukur alasannya ialah Tuhan Yang Maha Pencipta yang telah membuat bumi kita ini dengan cerdik dan bijaksana serta penuh kasih sayang kepada makhluk ciptaan-Nya. Coba beri penjelasan, kau sanggup berdiskusi dengan anggota kelompokmu!
  6. Menurut kau nilai-nilai apa yang sanggup dipetik dari proses terbentuknya pulau-pulau di Kepulauan Indonesia?
  7. Hikmah apa yang sanggup kita peroleh dengan bertempat tinggal di wilayah yang sering terjadi tragedi alam?
  8. Di setiap kawasan tentu ada kisah rakyat ataupun dongeng yang berkaitan dengan gempa bumi maupun gunung meletus, coba kau cari dan tuliskan dalam bentuk kisah 3 – 4 halaman, lalu diskusikan.
  9. Sebutkan gunung api yang pernah meletus di daerahmu dan di Indonesia!
  10. Sebutkan petaka (tektonik) yang pernah terjadi di daerahmu dan di Indonesia
  11. Mengapa para mahir melaksanakan penelitian insan purba banyak di bantaran sungai?
  12. Jelaskan ciri dan mengapa hasil penelitian Dubois di Trinil disebut sebagai jenis Pithecanthropus erectus (kera yang berjalan tegak)?
  13. Menurut pendapat kamu, bagaimana insan purba sanggup menyebar ke dalam wilayah Kepulauan Indonesia bahkan hingga ke luar wilayah Kepulauan Indonesia?
  14. Coba buatlah karya ilmiah (2–3 halaman) dengan tajuk, Sangiran Laboratorium Manusia Purba.
  15. Coba kau inventarisir aneka macam situs dan tinggalan insan purba di daerahmu masing-masing.
  16. Coba kau diskusikan mengapa insan purba membuat peralatan dari bebatuan, kayu, dan tulang?
  17. Peralatan yang dibentuk oleh insan purba dari watu sanggup dipakai sebagai alat serba guna, coba jelaskan dan beri contoh.
  18. Mengapa insan purba itu banyak yang tinggal di tepi sungai?
  19. Jelaskan pola kehidupan nomaden insan purba!
  20. Manusia purba juga memasuki fase bertempat tinggal sementara, contohnya di gua mengapa demikian?
  21. Apa kira-kira alasan bagi insan purba menentukan tinggal di tepi pantai!
  22. Pembukaan lahan yang dilakukan oleh nenek moyang kita dengan penebangan pohon bergotong-royong termasuk kearifan lokal yang perlu dijadikan pelajaran. Bagaimana pendapat dan perilaku kau ihwal pernyataan tersebut? Bagaimana pula pendapat kau ihwal acara pembukaan lahan dengan aben hutan ibarat yang dilakukan kini sekarang ini
  23. Buatlah analisis ihwal hubungan antara pola tempat tinggal dengan bercocok tanam.
  24. Adalah Buatlah karya tulis dengan judul, “Neolitikum: Sebuah Revolusi Kebudayaan.”
  25. Coba kau identifikasi alat-alat bercocok tanam pada periode ini
  26. Jelaskan kaitan antara insan yang sudah bertempat tinggal tetap dengan adanya sistem kepercayaan!
  27. Adakah hubungan antara sistem kepercayaan masyarakat dengan pola mata pencaharian? Jelaskan!
  28. Buatlah sebuah proyek berguru dengan melaksanakan penelitian ihwal tradisi megalitik dan kepercayaan animisme yang kini masih tersisa di kawasan kamu.
  29. Identifikasi permasalahan yang berdasarkan kau menarik untuk diteliti, yaitu merumuskan duduk kasus apa yang akan kau teliti (biasanya dalam bentuk kalimat pertanyaan), ibarat di manakah insan praaksara biasanya tinggal? Pada masa kapan mereka hidup di Indonesia? Bagaimana mereka sanggup mempertahankan kehidupannya dan bagaimana ciri-cirinya? Dan lain-lain sebagainya sanggup diskusikan dengan teman-temanmu.
  30. Setelah itu carilah sumber-sumber yang menjelaskan ihwal permasalahan yang akan diteliti. Caranya dengan mencari sumber dari internet, buku-buku bacaan, kliping koran, fotofoto, ilustrasi dan sanggup juga wawancara dengan tokoh masyarakat yang kau anggap mengetahui permasalahan.
  31. Setelah kau temukan sumber-sumber tersebut, kau harus melaksanakan perbandingan antara sumber yang satu dengan yang lain untuk mencari kebenaran. Jika dari bacaan yang kau baca ada dua atau lebih sumber yang menyatakan hal yang sama maka sanggup saja kita anggap sumber tersebut mendekati kebenaran.
  32. Apabila di kawasan tempat tinggal kau terdapat peninggalan sejarah yang diduga tinggalan masa praaksara, kau bersama teman-temanmu sanggup mengunjungi situs tersebut untuk meyakinkan pendapat kamu. Setelah itu barulah kau rumuskan dalam bentuk goresan pena yang runtut sekitar 3 – 5 lembar tulisan.[ki]

Senin, 17 November 2014

Kisi Kisi UN Sekolah Menengan Atas Matematika IPA IPS 2015 sahabat sekalian, Pada kesempatan kali ini kata Ilmu akan menyebarkan artikel mengenai Kisi Kisi Ujian Nasional UN Sekolah Menengan Atas bidang studi matematika untuk Program IPA, eksklusif saja disimak dibawah ini:
Kisi kisi UN Matematika Program IPA
Kompetensi Menggunakan budi matematika dalam pemecahan masalah
Indikator

  • Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis.
  • Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan beragam atau pernyataan berkuantor.

Kompetensi Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan hukum pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, fungsi kuadrat, fungsi eksponen dan grafiknya, fungsi komposisi dan fungsi invers, sistem persamaan linear, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, persamaan bundar dan garis singgungnya, suku banyak, algoritma sisa dan teorema pembagian, kegiatan linear, matriks dan determinan, vektor, transformasi geometri dan komposisinya, barisan dan deret, serta bisa menggunakannya dalam pemecahan masalah.
Indikator

  • Menggunakan hukum pangkat, akar, dan logaritma.
  • Menggunakan rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat.
  • Menyelesaikan dilema persamaan atau fungsi kuadrat dengan memakai diskriminan.
  • Menyelesaikan dilema sehari-hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linear.
  • Menentukan persamaan bundar atau garis singgung lingkaran.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan teorema sisa atau teorema faktor.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan komposisi dua fungsi atau fungsi invers.
  • Menyelesaikan dilema kegiatan linear.
  • Menyelesaikan operasi matriks.
  • Menyelesaikan operasi aljabar beberapa vector dengan syarat tertentu.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan besar sudut atau nilai perbandingan trigonometri sudut antara dua vektor.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan panjang proyeksi atau vektor proyeksi.
  • Menentukan bayangan titik atau kurva sebab dua transformasi atau lebih.
  • Menentukan penyelesaian pertidaksamaan eksponen atau logaritma.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan fungsi eksponen atau fungsi logaritma.
  • Menyelesaikan dilema deret aritmetika.
  • Menyelesaikan dilema deret geometri.

Kompetensi Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis, dan bidang dalam ruang.
Indikator

  • Menghitung jarak dan sudut antara dua objek (titik, garis dan bidang) di ruang dimensi tiga.

Kompetensi Menggunakan perbandingan, fungsi, persamaan, identitas dan rumus trigonometri dalam pemecahan masalah.
Indikator

  • Menyelesaikan dilema geometri dengan memakai hukum sinus atau kosinus.
  • Menyelesaikan persamaan trigonometri.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan nilai perbandingan trigonometri yang memakai rumus jumlah dan selisih sinus, kosinus dan tangen serta jumlah dan selisih dua sudu

Kompetensi Memahami konsep limit, turunan dan integral dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri, serta bisa menerapkannya dalam pemecahan masalah.
Indikator

  • Menghitung nilai limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri.
  • Menyelesaikan soal aplikasi turunan fungsi.
  • Menentukan integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan fungsi trigonometri.
  • Menghitung luas kawasan dan volume benda putar dengan memakai integral.

Kompetensi Mengolah, menyajikan dan menafsirkan data, serta bisa memahami kaidah pencacahan, permutasi, kombinasi, peluang insiden dan bisa menerapkannya dalam pemecahan masalah.
Indikator

  • Menghitung ukuran pemusatan atau ukuran letak dari data dalam bentuk tabel, diagram atau grafik.
  • Menyelesaikan dilema sehari-hari dengan memakai kaidah pencacahan, permutasi atau kombinasi.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian.

Kisi kisi UN Matematika Program IPS
Kompetensi Menggunakan budi matematika dalam pemecahan masalah
Indikator

  • Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari suatu pernyataan beragam atau pernyataan berkuantor.
  • Menentukan kesimpulan dari beberapa premis.

Kompetensi Memahami konsep yang berkaitan dengan hukum pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, fungsi kuadrat dan grafiknya, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, komposisi dan invers fungsi, sistem persamaan linear, kegiatan linear, matriks, barisan dan deret, serta bisa menggunakannya dalam pemecahan masalah.
Indikator

  • Menentukan hasil operasi bentuk pangkat, akar, dan logaritma.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan grafik fungsi kuadrat.
  • Menentukan komposisi dua fungsi dan invers suatu fungsi.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan persamaan kuadrat.
  • Menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat.
  • Menentukan penyelesaian dari sistem persamaan linear dua variabel.
  • Menyelesaikan dilema sehari-hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel.
  • Menentukan nilai optimum bentuk objektif dari kawasan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear.
  • Menyelesaikan dilema sehari-hari yang berkaitan dengan kegiatan linear.
  • Menyelesaikan dilema matriks yang berkaitan dengan kesamaan, determinan, dan atau invers matriks.
  • Menentukan suku ke-n atau jumlah n suku pertama deret aritmetika atau geometri.
  • Menyelesaikan dilema sehari-hari yang berkaitan dengan barisan dan deret aritmetika.

Kompetensi Mengolah, menyajikan, dan menafsirkan data dan memahami kaidah pencacahan, permutasi, kombinasi dan peluang insiden serta bisa menerapkannya dalam pemecahan masalah.
Indikator

  • Menyelesaikan dilema sehari-hari yang berkaitan dengan kaidah pencacahan, permutasi, atau kombinasi.
  • Menyelesaikan dilema yang berkaitan dengan peluang dan frekuensi impian suatu kejadian.
  • Menentukan unsur-unsur pada diagram bundar atau batang.
  • Menghitung nilai ukuran pemusatan dari data dalam bentuk tabel atau diagram.
  • Menentukan nilai ukuran penyebaran.
Demikianlah artikel memgenai Kisi Kisi Ujian nasional matematika Sekolah Menengan Atas Program IPA IPS tahun 2015, biar artikel ini sanggup menawarkan info yang bermanfaat bagi kita semua.[ki]
Kisi Kisi UN Kimia Sekolah Menengan Atas 2015 Sahabat sekalian, pada kesempatan kali ini akan share artikel mengenai Kisi Kisi Soal Ujian nasional UN jenjang Sekolah Menengan Atas kegiatan IPA mata pelajaran Kimia. Okk eksklusif saja disimak Kisi Kisi UN Sekolah Menengan Atas Kimia 2015 dibawah ini.
Kisi Kisi UN Kimia Sekolah Menengan Atas 2015
Kompetensi Mendeskripsikan struktur atom, sistim periodik unsur dan ikatan kimia untuk mendeskripsikan struktur molekul, sifat-sifat unsur dan senyawa.
Indikator

  • Menentukan notasi unsur dan kaitannya dengan struktur atom, konfigurasi elektron, jenis ikatan kimia, rumus molekul, bentuk molekul dan sifat senyawa yang sanggup dihasilkannya, serta letak unsur dalam tabel periodik.
  • Mendeskripsikan jenis ikatan kimia atau gaya antarmolekul dan sifat-sifatnya.

Kompetensi Menerapkan hukum-hukum dasar kimia untuk memecahkan duduk perkara dalam perhitungan kimia.
Indikator

  • Menyelesaikan perhitungan kimia yang berkaitan dengan aturan dasar kimia.
  • Menjelaskan persamaan suatu reaksi kimia .

Kompetensi Mendeskripsikan sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya.
Indikator

  • Mendeskripsikan daya hantar listrik.
  • Mendeskripsikan konsep pH larutan.
  • Menjelaskan titrasi asam basa
  • Mendeskripsikan sifat larutan penyangga.
  • Mendeskripsikan hidrolisis garam dan Ksp.
  • Mendeskripsikan sifat-sifat koligatif larutan.
  • Mendeskripsikan sistem dan sifat koloid serta penerapannya.

Kompetensi Mendeskripsikan senyawa organik dan makro melekul
Indikator

  • Mendeskripsikan struktur senyawa Benzene dan turunannya, serta kegunaannya.
  • Mendeskripsikan senyawa karbon termasuk identifikasi, reaksi dan kegunaannya.
  • Mendeskripsikan makromolekul (Karbohidrat, Protein, Polimer) dan kegunaannya

Kompetensi Mendeskripsikan perubahan energi, cara pengukuran dan penerapannya.
Indikator

  • Mendeskripsikan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm.
  • Menentukan Kalor reaksi

Kompetensi Mendeskripsikan kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktorfaktor yang memengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri.
Indikator

  • Menentukan laju reaksi.
  • Mendeskripsikan faktor-faktor yang sanggup memengaruhi kinetika suatu reaksi dan kesetimbangannya
  • Menentukan kc/kp

Kompetensi Mendeskripsikan reaksi oksidasireduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator

  • Mendeskripsikan reaksi reduksi dan reaksi oksidasi.
  • Mendeskripsikan diagram sel.
  • Mengaplikasikan aturan faraday.
  • Mendeskripsikan fenomena korosi dan pencegahannya

Kompetensi Mendeskripsikan unsur-unsur penting, terdapatnya di alam, pembuatan dan kegunaannya.
Indikator

  • Mendeskripsikan unsur-unsur penting yang ada di alam termasuk unsur radioaktif.
  • Mendeskripsikan cara memperoleh unsur-unsur penting dan kegunaannya.
Demikianlah artikel mengenai Kisi kisi Ujian Nasional UN Sekolah Menengan Atas Mata pelajaran Kimia 2015, biar artikel ini sanggup menunjukkan isu yang bermanfaat bagi kita semua.[ki]